Menamatkan pendidikan sarjananya di Institut Pertanian Bogor dan telah 10 tahun berkecimpung dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat dan tanggung jawab sosial perusahaan. Pengalamannya diasah ketika bergabung dengan berbagai lembaga pemberdayaan masyarakat seperti Community Development Circle – DDRepublika dan Corporate Forum for Community Development (CFCD) serta membidani lahirnya beberapa LSM seperti Yayasan Agri Swadaya dan Yayasan 4H Indonesia. Setelah itu dilanjutkan sebagai praktisi CSR di perusahaan perkebunan dan salah satu perusahaan manufaktur FMCG terbesar di Indonesia. Perspektif yang diperolehnya dari sektor nirlaba sekaligus sektor bisnis telah memperkaya perspektif dan membuatnya mempunyai jaringan kerja yang luas. Kompetensinya
adalah dalam multi-stakeholders partnership, collaborative action, volunteers engagement, communication dan capacity building.
Memulai karir profesionalnya bersama perusahaan multinasional yang bergerak dalam bidang pembenihan tanaman pangan dan kehutanan, setelah menyelesaikan pendidikan sarjananya di Institut Pertanian Bogor. Keterampilannya dalam menjalankan program kemitraan perusahaan – masyarakat diperolehnya tatkala mengembangkan program pembibitan berbasis komunitas. Pengalaman mengelola program-program sosial semakin terasah sewaktu menjadi in-house consultant program tanggung jawab sosial bagi sebuah perusahaan manufaktur besar di Jawa Timur. Selain itu aktif dalam menginisiasi beberapa lembaga pemberdayaan berbasis komunitas baik itu pemberdayaan peternak sapi,
pemberdayaan pengrajin kecil dan koperasi. Pengalaman empiris tersebut telah mengasah kompetensinya khususnya dalam bidang multi-stakeholders partnership, penguatan kelembagaan komunitas, local resources based development dan community based product development.
Menyelesaikan pendidikan sarjananya di Universitas Muhammadiyah Surabaya dan telah lebih dari 10 tahun mendedikasikan diri untuk pemberdayaan dan pengembangan komunitas tak berdaya. Pengalamannya semakin terasah sewaktu bergabung dengan Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF) – sebuah lembaga amil zakat tertua di Jawa Timur, dimana berbagai posisi pernah dipegang, termasuk sebagai Asisten Direktur Pemberdayaan Masyarakat. Kemampuan lainnya adalah keluasan akses dan kemampuannya untuk menjalin relasi dengan para kelompok pemangku kepentingan, khususnya pemerintahan dan legislatif, baik di tingkat lokal maupun nasional. Hal itu yang membuatnya
mempunyai jaringan yang sangat luas di pemerintahan, legislatif sekaligus lembaga-lembaga pemberdayaan masyarakat. Berbagai pengalaman tersebut yang kemudian mengantarkannya memiliki spesialisasi dalam pengembangan jaringan kerja multi-stakeholders, government & parliament relations, stakeholders mapping dan capacity building.
Menamatkan pendidikan master di Asian Institue of Management dengan spesilisasi Development Management. Reputasinya dalam bidang pengembangan masyarakat, pengembangan kelembagaan masyarakat serta implementasi program –program tanggung jawab sosial tidak perlu diragukan lagi. Lebih dari 15 tahun mendedikasikan hidupnya dalam melakukan kerja-kerja kemanusiaan, diantaranya adalah 10 tahun membidani kelahiran dan membesarkan Dompet Dhuafa Republika (DDRepublika) sebuah lembaga amil zakat profesional pertama yang ada di Indonesia. Selain itu juga pernah masuk dalam tim inti Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi (BRR) Aceh-Nias. Dan saat ini masih aktif dalam manajemen BAZNAS – sebuah badan amil zakat nasional. Lebih suka menyebut dirinya sebagai seorang Social Entrepreneur, yang siap mendedikasikan ilmu, waktu dan tenaga untuk pengembangan kewirausahaan sosial di seluruh wilayah Indonesia. Banyak lembaga-lembaga pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam pemberdayaan ekonomi dan pengentasan kemiskinan yang ada di Indonesia saat ini lahir dari tangan dinginnya bersama kolega-koleganya.
Seorang pendobrak dan sumber inspirasi yang tidak pernah kehabisan pemikiran sekaligus praktisi pemberdayaan masyarakat ini, menamatkan pendidikan Master of Business Administration di Hofstra University, New York-USA. Setelah hampir 9 tahun lebih berkarir di BRI, dilanjutkan dengan berkarir di Medco Energi International – sebuah holding perusahaan pertambangan nasional yang terkemuka dan terakhir menjadi Direktur di salah satu perusahaan BUMN perkebunan. Saat ini lebih banyak mendedikasikan hidupnya untuk kerja-kerja sosial dan sekaligus sebagai Ketua Corporate Forum for Community Development (CFCD) yang diembannya sejak pertama kali berdiri di tahun 2004. Mempunyai kompetensi yang menonjol dalam strategic management, business development, risk & issues management, public-private partnership serta communication & external relations.
Seorang pengorganisasi lapang yang tangguh dalam pemberdayaan masyarakat ini menamatkan pendidikan pasca sarjananya di Institut Pertanian Bogor dengan mengambil spesialisasi dalam bidang Pengembangan Masyarakat. Lebih dari 5 tahun hidupnya didedikasikan untuk menggawangi programprogram pemberdayaan masyarakat di salah satu perusahaan pulp & paper yang terkemuka di Indonesia. Selain itu menjadi Direktur Eksekutif di CECOM Foundation selama lebih dari 2 tahun dengan fokus program meliputi pertanian terpadu, pengembangan keuangan mikro, pendampingan UKM, pelestarian lingkungan dan pengembangan infrastruktur pedesaan. Mempunyai kompetensi dalam bidang social mapping, participatory planning, community organizing, micro finance institution, dan monitoring & evaluation.
Mendedikasikan lebih dari 20 tahun hidupnya dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat dalam proyek-proyek pembangunan, baik yang diinisiasi oleh pemerintah, perusahaan maupun lembaga swadaya masyarakat. Pengalaman yang luas dalam berbagai bidang meliputi pemberdayaan ekonomi & usaha kecil, pemberdayaan dalam sektor perumahan, pengembangan pariwisata berbasis masyarakat dan pemberdayaan sektor keuangan mikro. Saat ini aktif sebagai Sekretaris Jenderal Corporate Forum for Community Development (CFCD) yang diembannya sejak tahun 2004. Berbagai mitra perusahaan pernah berkerjasama baik pertambangan, industri pulp & paper, minyak & gas, manufaktur, telekomunikasi & infrastruktur. Spesialisasinya adalah dalam community based planning, social analysis,
capacity building, social audit dan technical assistance.
Seorang strategic thinker dan pengalokasi sumber daya yang handal, yang menamatkan pendidikan magister manajemen di Institut Pertanian Bogor dengan spesialisasi strategic planning. Sejak akhir tahun 1990-an bergiat dalam berbagai program pengembangan masyarakat di berbagai institusi, baik lembaga swadaya masyarakat maupun perguruan tinggi. Memiliki keahlian dalam resources allocation, strategic planning, capacity building dan communication.